Menampilkan postingan dengan label
New Wave
Berangkat ke jantung selatan Dalam bis kota bersama Orang-orang lelah Bermata lima watt Otak di peraduan Namun ku pergi dengan energy Lampaui batas Berjalan beratus meter ke depan Dari perhentian te…
Kita langgar norma agar kian bersama karna gelombangmaha dasyat antar kita sang ibu telah murka sumpah di ikrarkan ranjau di tiap jalan di tanamkan oh betapa senangnya ku diantara haluan oh betapa s…
Terkejut bukan kepalang saksikan mu hadir di muka pintu Tak lagi ku jumpa kuncir dua yamg sempat menjadi nama tengah mu Tumpukan berita dan gempuran nada ubahy gontai langkah kecilmu Kau rajah dirim…
Dikau berkostum merah sumpah menawan kemarau putuskanku sedikit terbuka Di bahu jalan kita berbagi mie instant di terpa lampu jalan ciamik nian Percakapan kian mengikis malam Terbenam kita dalam…
Ruang gemerlapan yang hingar bingar Namun berat kaki terhadap nada Tetapi lantai telah di hentakkan Pertunjukan tetaplah harus berjalan Berdentum nada seiring dada Apa terhidang di lidah ku hambar T…
Enam hari berseragam Rambutku telah mereka hancurkan Menyita ragam cerita Jelas sekali ku telah diredam Kuberdansa resah Diorbitkan rasa Ke hampa udara Tak terbersit hati Untuk berhenti Dipandang se…
Lantai..paling teratas.. pagi menjelang sesudah hujan.. perempuan yang rupawan lelap di pembaringan aku kenakan sepatu teringan aku tarik tali dan ku ikat kencang.. berlari..ku menapaki anak tangga …
Kurasakan hadirmu tiada tertangkap mata Namun telah ku baca tulisanmu berwarna Apa yang di rasa semua kejadian tersirat Namun selisih kita di jalan mutlak Ku pasti berada di selatan kau singgah Bebe…
Kami ingin nampak putih Kami ingin nampak putih Sepersekian detik di muka TV Dan kami frustrasi frustrasi Kami ingin rambut lurus Kami terjangkit phobia dandruff Semenjak saksikan pariwara TV Dan ki…
Kami datang untuk musik (musik) Dari penjuru dunia yang berbeda Dengan visi yang sama Kami datang untuk musik (musik) Kami generasi sekarang Membawa pembaharuan Kami datang aaa.. Senang..tenang..ten…
Dia penyepak skroutumku Porak porandalah daya fikirku Perangkat kemajuan komunikasi Hempaskan ku pada kerumitan cara Sekedar bicara Seru di dada Ku nobatkan jadi fantasi Sematkan dengan sensasi Lagu…
Maafkan barang sejenak Tak kau lihatkah tadi gerangan Hentikan tolong sejenak Ceritamu kawan konsenku hilang Dia yang berjalan tenang Matahari anggun terpa keningnya Tak pernah aku melihatDia melewa…
Tiada Jarvis Tiada pop Tiada beat disko Semua tenang Hingga tanpa suara terdengar Mari mari mari mari lekas Bercinta Mari mari mari mari lekas Bercinta Tanpa televisi Non aktifkan cell Compact disc,…
Kita di masa depan Dan sedang menuju Jakarta Barat Sebelum Fatahillah Ada baiknya berputar arah Tepat di Glodok Raya Terdapatlah pusat film negara Istana dongeng dunia Dari Hollywood hingga ke Iran …
Berwajah tirus Lengan berlubang Tanpa alas kaki Mantel penahan dingin Menahan kantuk Terus terjaga Luka serius Sekujur badan Engkau berdarah-darah dari antahberantah Terus berjalan Kehilangan Alamat…